Pengertian Jaringan Floem Dan Unsurnya

Posted on
Pengertian Jaringan Floem Dan Unsurnya – Sebelumnya kami telah menjelaskan tentangĀ pengertian jaringan xilem. Nah Sekarang Apa itu Jaringan Floem..?. Setiap tumbuhan yang memiliki jaringan pengangkut disebut tumbuhan vaskuler. Jaringan pengangkut terdiri dari xilem dan floem dan bersama-sama disebut sebagai barkas vaskuler (berkas pembuluh pengangkut). Xilem dan floem merupakan jaringan yang komplek dengan ciri-ciri khusus.

Definisi Jaringan Floem

Pengertian Pembuluh tapis (floem) mengangkut hasil fotosintesis (terutama gula sukrosa) dan zat-zat lain dari daun menuju bagian-bagian tubuh tumbuhan yang lain.
Menurut Nugroho dkk, floem adalah merupakan jaringan pengangkut yang berfungsi mengangkut dan mendistribusikan zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke bagian tumbuhan yang lain. Floem tersusun dari berbagai macam bentuk sel-sel yang bersifat hidup dan mati.
Floem terdiri dari unsur tapis (sel tapis dan komponen pembuluh tapis), sel pengiring / sel pengantar, parenkim dan serabut / serat floem. Berdasarkan asal terbentuknya terbagi menjadi floem primer dan floem sekunder. Floem primer berasal dari prokambium sedangkan floem sekunder berasal dari kambium

Unsur-unsur Jaringan Floem

  • Unsur-unsur tapis. Ciri khas dari unsur tapis adalah
adanya daerah tapis di dindingnya dan inti hilang dari protoplas. Daerah tapis diartikan sebagai daerah noktah yang termodifikasi dan tampak sebagai daerah cekung di dinding yang berpori-pori. Pori-pori tersebut dilalui oleh plasmodesmata yang menghubungan dua unsur tapis yang berdampingan. Sel-sel tapis merupakan sel panjang yang ujungnya meruncing di bidang tangensial dan membulat di bidang radial. Dindng lateral banyak mengandung daerah tapis yang berpori. Pada komponen bulu tapis, dinding ujungnya saling berdekatan dengan dinding ujung sel di bawahnya atau di atas sehingga membentuk deretan sel-sel memanjang yang disebut pembuluh tapis.

  • Sel pengiring. ini berhubungan erat dengan pembuluh tapis. Sel-sel pengiring biasanya merupakan untaian atau deretan yang menyerupai sel parenkim dengan sel-sel yang bersifat hidup. Sel pengiring diduga berperan dalam keluar masuknya zat-zat makanan melalui pembuluh.
  • Sel albumin. Ini merupakan sel-sel jari-jari empulur dan sel-sel parenkim buluh tapis yang mengadung banyak zat putih telur dan terletak dekat dengan sel-sel tapis pada tumbuhan Gymnospermae. Diduga sel-sel albumin mempunyai fungsi serupa dengan sel pengiring.
  • Serat-serat floem Letak serat-serat floem pada berkas floem bervariasi. Pada floem primer, serat terdapat di bagian jaringan sebelah luar yang awalnya berkelompok membentuk suatu klaster atau masa kemudian dalam perkembangannya akan menjadi homogeny, sedangkan pada floem sekunder letak serat mengikuti berbagai pola. Serat dewasa dapat bersifat hidupa maupun mati. Serat hidup dapat juga berfungsi sebagai tempat penyimanan cadangan makanan.
  • Parenkim floem. ini merupakan jaringan parenkim biasa yang terletak di bagian buluh tapis, merupakan sel hidup yang berfungsi sebagai tempat penyimpan zat-zat tepung, lemak, dan zat-zat organik lainnya.
Baca :  Pengertian, Ciri- ciri, Jenis Manfaat Ekosistem Darat
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *