Pengertian Sistem Hidrolik serta Hukum dasarnya

Posted on

Pengertian Sistem Hidrolik serta Hukum dasarnya –  Sistem hidrolik merupakan suatu bentuk pemindahan daya dengan menggunakan media penghantar berupa fluida cair untuk memperoleh daya yang lebih besar dari daya awal yang dikeluarkan. Dimana fluida penghantar ini dinaikan tekanannya oleh pompa pembangkit tekanan kemudian diteruskan ke silinder kerja melalui pipa-pipa saluran dan katup-katup. Gerakan translasi batang piston dari silinder kerja yang diakibatkan oleh tekanan fluida pada ruang silinder dimanfaatkan untuk gerak maju dan mundur.

Definisi Hidrolik

Kata hidrolik sendiri berasal dari bahasa Greek yakni dari kata hydro yang berarti air dan aulos yang berarti pipa. Sistim hidrolik pada pesawat terbang adalah merupakan salah satu sistem penggerak kendali dan roda pendarat pesawat terbang.
Sistem hidrolik adalah teknologi yang memanfaatkan fluida (zat cair) untuk melakukan gerakan segaris atau putaran. Dalam system hidrolik, fluida digunakan sebagai penerus gaya. Prinsip dasar hidrolik adalah jika suatu zat cair dikenakan tekanan, maka tekanan itu akan merambat ke segala arah dengan tidak bertambah atau

berkurang kekuatannya (Hukum Archimedes).

Keuntungan Sistem Hidrolik

Ada banyak keuntungan yang dapat diambil dari sistem hidrolik, yaitu untuk memudahkan pengontrolan sebesar gaya pembangkitnya dan mentransmisikan gaya yang besar dan power melalui unit-unit yang kecil. Karena system hidrolik bekerja dengan fluida, maka pelumasan komponen hidrolik dapat berlangsung dengan sendirinya sehingga dapat menunda terjadinya keausan (long service life) pada benda yang mengalami gesekan.

Kerugian Sistem Hidrolik

Selain memiliki keuntungan, sistem hidrolik juga memiliki beberapa kerugian yang disebabkan pengaruh tekanan dan fluida hidrolik itu sendiri yaitu antara lain:

  1. Bahaya tekanan tinggi fluida hidrolik, oleh karena itu harus dipastikan bahwa semua sambungan kuat dan tidak bocor.
  2. Gesekan fluida dan kebocoran akan mengakibatkan berkurangnya efisiensi.
  3. Fluida dari sirkuit yang tercemar oleh kotoran akan menyebabkan peralatan hidrolik menjadi lemah dan cepat rusak.

Pada umumnya dalam memahami ilmu hidrolik diperlukan pemahaman pengetahuan dasar sebagai berikut :

  1. Pengetahuan dasar hukum-hukum fisika dari hidrostatik .
  2. Pengetahuan tentang satuan dan persamaan-persamaan hidrolik.
  3. Pengetahuan tentang peralatan hidrolik dan pengoperasiannya pada rangkaian hidrolik.

Hukum-Hukum Dasar Hidrolik

  1. Hukum Pascal. Pascal menyatakan bahwa “Tekanan yang diberikan pada fluida dalam sebuah wadah tertutup maka tekanannya akan diteruskan sama besar dan merata kesemua arah ”
  2. Hukum Hidrostatik. Hukum utama hidrostatik berbunyi: “Tekanan hidrostatik pada sembarang titik yang terletak pada bidang mendatar di dalam wadah suatu jenis zat cair sejenis dalam keadaan seimbang adalah sama.
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *