Pengertian Zigot dan Proses Pembuatan Zigot

Posted on

Pengertian Zigot dan Proses Pembuatan Zigot – Pengertian Zigot adalah sel yang terbentuk sebagai hasil bersatunya dua sel kelamin (sel ovum dan sel sperma) yang telah masak.Zigot juga merupakan sel telur yang telah dibuahi, dan berpotensi untuk dapat berkembang sampai menjadi organisme yang hidup.

Definisi Zigot

Menurut Wikpedia pengertian Zigot adalah sel yang terbentuk sebagai hasil bersatunya dua sel kelamin (sel ovum dan sel
sperma) yang telah masak. Zigot adalah proses perkembangbiakan sebelum janin atau calon janin/embrio pada rahim perempuan. Lama kelamaan, Zigot ini akan berkembang menjadi janin dan embrio yang lalu akan dilahirkan menjadi bayi.

Zigot, (Zygote) yang bahasa latinya adalah Zygota adalah merupakan Sel telur hasil fertilisasi oleh spermatozoa. Zigot merupakan bentuk paling awal dari perkembangan hewan. Sering disebut juga sebagai sel telur yang terbuahi.
Pengertian Lain Zigot adalah sel tunggal gabungan sel telur dan sel sperma. Yang artinya bahwa telur yang dibuahi, dengan potensi untuk berkembang menjadi organisme hidup. Sebuah zigot adalah sel tunggal yang terbentuk sebagai hasil dari penggabungan sel telur dan sel sperma. Dengan kata lain, itu adalah telur yang dibuahi, dengan potensi untuk berkembang menjadi organisme hidup.
Artikel Pada Blog ini kami kutip dari berbagai sumber.

Proses Perkembangan Zigot

Berdasarkan pengertian zigot diatas, tentunya pertumbuhan zigot sendiri diakibatkan karena terjadinya fertilisasi. Sel sperma dan sel telur yang dibutuhkan pada konsepsi normal sebagai awal dari proses pembentukan bayi.

Umumnya manusia dewasa biasanya mempunyai sebanyak 46 kromosom pada sebagian besar dalam sel-selnya, yakni 23 berasal dari ayah dan sebanyak 23 lagi dari ibu. Telur dari seorang wanita sendiri mengandung sebanyak setengahnya dari jumlah normal, sementara untuk sperma pada laki-laki memiliki kandungan dari setengah yang lainnya.

Baca :  Pengertian Usaha Serta Jenis Dan Tujuannya

Adapun bertemunya sel sperma dan sel telur pada saluran tuba dilewati ketika telur mulai bergerak pada ovarium ke rahim. Dari situlah, setengah set dari kromosom pun datang secara bersamaan membentuk 1 set secara lengkap berupa materi genetik. Proses pembentukan zigot sendiri terjadi ketika reproduksi seksual berlangsung.

Berdasarkan sebuah hasil dari zigot saat 1 sel telur sendiri ditembus oleh sel sperma. Pada saat inilah, umumnya terdapat ribuan sperma saling bersaing masuk menuju sel telur dengan sendirian. Sesudah 1 sel sperma menembus pada selubung sel telur, maka perubahan kimia pada lapisan luar pun mencegah sperma yang lainnya untuk menerobos.

Sperma yang berhasil masuk akan kehilangan ekornya, lalu membengkak membentuk inti setelah itu menyatukan inti yang serupa yang telah dibentuk sel telur. Sesudah inti dari sel sperma bersatu bersama inti dari sel telur, maka mereka pun mengkombinasikan informasi genetik, memberikan zigot sebuah sel tunggal yang baru dengan 1 set kromosom lengkap

Adapun istilah zigot sendiri memiliki arti yakni “dicampur adukkan secara bersama-sama” menurut bahasa Yunani.

Hal ini mencerminkan fakta dimana sel yang berisi dari materi genetik orang tuanya, telah dibawa secara bersamaan pertama kalinya agar membuat sel beserta set lengkap dari gen itu sendiri.

Adapun sebuah zigot merupakan langkah awal penciptaan manusia baru, dimana biasanya terdapat 1 gen unik. Bila semua berjalan baik, maka zigot pun mengalami pembelahan lalu membagi serta melakukan reproduksi dirinya dengan membuat sekelompok sel-sel yang juga dikenal dengan nama blastokista. Adapun perkembangan blastokista sendiri bisa mencapai 5 hari dari pembuahan manusia.

Perbedaan Zigot Dan Embrio

Berikut adalah perbedaan antara zigot dan embrio :

  • Zigot merupakan tahp yang paling awal dari suatu organisme sementara itu embrio menjadi tahap kemudian.
  • Zigot merupakan uniseluler dan menjadi multiseluler, sementara embrio dimulai sebagai tahap multiseluler.
  • Zigot tidak mengubah ukurannya seiring bertambahnya waktu-waktu, tapi embrio meningkatkan ukurannya saat bertambah waktu.
  • Embrio mengalami melalui organogenesis tetapi tidak pada zigot, dengan kata lain embrio melakukan spesialisasi sel tetapi tidak pada zigot.
  • Zigot bergerak melalui tuba falopi, tapi embrio selalu ditanamkan pada mamalia.
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *